Bolehkah Kredit Motor Menggunakan Nama Orang Lain

Fasilitas kredit motor semakin hari semakin banyak. Sepertinya lembaga pembiayaan kredit pun semakin meningkat. Anda yang ingin membeli motor tapi belum memiliki dana yang cukup biasanya akan memilih untuk menggunakan fasilitas kredit ini. Karena apa? Ya, karena motor kredit murah sudah bisa dengan mudah untuk didapatkan.

Tapi tahukah Anda jika saat melakukan pengajuan, bisa saja pihak pembiayaan kredit tidak menyetujui pengajuan Anda. Apa yang akan Anda lakukan? Sebagian orang akan memilih untuk melakukan kredit motor menggunakan nama keluarga atau teman. Memangnya boleh? Mari kita ulas bersama.

Alasan Menggunakan Nama Orang Lain

Tiga alasan di bawah ini yang biasanya dialami oleh para calon penerima kredit:

  1. Tidak memegang KTP daerah setempat, sehingga tidak bisa membeli motor di luar daerah yang tertera pada KTP. Hal ini dikarenakan akan bermasalah pada proses pembuatan surat surat.
  2. Nama sudah mendapat blacklist dari pihak pemberi kredit motor
  3. Tidak ingin dikenakan pajak progresif yang mahal karena mempunyai beberapa/banyak motor sebelumnya (pajak progresif tidak berlaku di semua daerah).

Tetap Membutuhkan KTP Asli Pada Saat Memperpanjang STNK

Pada saat memperpanjang STNK, KTP asli diperlukan pada nama yang tertera di STNK tersebut. Jadi pastikan Anda masih bisa bertemu dengan sang pemilik nama untuk beberapa tahun ke depan.

Hati Hati Sebelum Memperbolehkan Nama Anda Digunakan Orang Lain

Sebaiknya untuk berhati-hati sebelum memperbolehkan teman/rekan bahkan keluarga sendiri ketika menggunakan nama Anda untuk pembelian motor secara kredit. Dua hal di bawah ini yang menjadi alasannya:

  • Apabila nama anda digunakan untuk pembelian kredit, anda bertanggung jawab atas angsuran motor.

Selaku pemohon kredit, Anda yang akan bertanggung jawab penuh atas angsuran motor meskipun bukan Anda yang menggunakan motor tersebut. Apabila si pengguna telat membayar angsuran maka kolektor akan menagih Anda bukan kepada orang yang menggunakan motor tersebut. Apabila sang pemilik tidak membayar angsurannya maka nama anda beresiko masuk daftar hitam oleh perusahaan pemberi kredit/leasing. Apabila ini terjadi maka di kemudian hari akan amat sulit bagi anda untuk mengajukan kredit motor.

  • Pajak progresif menjadi beban anda setiap tahunnya

Apabila Anda ingin membeli motor lagi di kemudian hari maka pajak yang perlu anda bayarkan akan bertambah karena pajak progresif. Pajak progresif ini akan berpengaruh pada saat pembelian motor dan pada saat perpanjangan STNK setiap tahunnya. Besaran pajak progresif motor bisa berkisar antara Rp200.000 hingga Rp1.800.000 tergantung tipe motor yang dibeli. Jadi bagaimana menurut Anda apakah enggunakan nama orang lain diperbolehkan? Nah, jika Anda tertarik untuk mengajukan permohonan kredit secara online, Anda bisa coba di CekAja.com, sebab Anda akan ditawarkan berbagai kemudahan dalam pengajuan aplikasi kredit kendaraan bermotor yang dibutuhkan. Cukup klik https://www.cekaja.com/kredit-kendaraan-bermotor dan ikuti langkah-langkahnya, maka pengajuan kredit motor Anda akan segera diproses. Mudah bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *