Keuntungan dengan Berinvestasi Surat Utang Negara

Surat utang Negara atau sering disebut sebagai SUN, merupakan surat berharga telah dikeluarkan oleh Negara yang telah menyertakan mengenai pengajuan utang serta dijamin pada pembayarannya dan juga ditambah dengan bunga sesuai pada masa berlakunya. SUN merupakan surat yang sangat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal baik untuk perdana maupun sekunder yang dananya nanti akan dipergunakan untuk kepentingan Negara. Sedangkan SUN telah diterbitkan oleh Negara dalam hal menutupi pada deficit anggaran serta untuk memenuhi APBN dan juga menutupi segala kekurangan kas di dalam jangka waktu 1 tahun.

Keuntungan Investasi Surat Utang Negara

Keuntungan melakukan investasi SUN tidak hanya untuk kepentingan pada Negara saja, akan tetapi juga akan menguntungkan bagi para investor baik secara individu, perusahaan dan Negara lain. Pada SUN dapat di beli oleh masyarakat umum yaitu Obligasi Negara dalam bentuk Obligasi Ritel Indonesia atau ORI. Sedangkan pada penerbitan ORI pun juga memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang seluas-luasnya agar dapat turut serta dalam mempunyai dan juga secara aktif dalam memperdagangkan surat obligasi Negara.

Jenis-Jenis Surat Utang Negara

Adapun jenis-jenis surat utang Negara yang telah terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Surat Perbendaharaan Negara.
    Pada surat ini memiliki jangka waktu sampai dengan 12 bulan dan dapat pula dibayar dengan memakai kupon.
  2. Obligasi Negara.
    Yaitu SUN dengan tenggang waktu melebihi 1 tahun, untuk pembayarannya sendiri bisa secara diskonto.

 

Baca Juga: Tips Agar Mendapatkan Bunga KPR yang Rendah

Kegunaan Lain Surat Utang Negara

Selain jenis-jenis SUN yang ada di atas, maka SUN pun juga dapat digunakan untuk berinvestasi yang dapat memberikan banyak keuntungan. Berinvestasi SUN pun juga tidak hanya minim resiko, akan tetapi memiliki keuntungan lain diantaranya yaitu:

  1. Sebagai sumber potensi pada pembiayaan APBN yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan hanya mengandalkan pasar modal.
  2. Memberikan peluang yang jauh lebih besar lagi bagi para masyarakat untuk melakukan investasi yang memiliki resiko kegagalan lebih kecil.
  3. Dapat dijadikan sebagai acuan bagi Negara dalam hal menentukan pada nilai instrument keuangan yang lainnya.

 

Pada setiap orang akan memiliki latar belakang serta tujuan yang berbeda-beda dalam hal berinvestasi, dengan begitu maka sebelum menjatuhkan pilihan kamu pada obligasi, maka pastikan terlebih dahulu mengenai jenis instrument pada investasi tersebut sesuai dengan karakter serta tujuan investasi kamu. Karena pada setiap seseorang akan memiliki kepentingan yang berbeda-beda terhadap investasinya. Meskipun seseorang sudah merasa cocok atas menanam uang di saham, belum tentu akan cocok pada instrumennya. Sehingga sebelum memutuskan untuk melakukan investasi, maka perhatikan pada tujuan kamu berinvestasi, resiko yang akan terjadi, potensi atau imbal hasil serta pada jangka waktu.

Baca Juga: Hati-hati dengan Kredit Emas Online, Teliti Lebih Dahulu!

Pada dasarnya memilih jenis investasi bukanlah hanya sekedar ikut-ikutan saja atau agar dibilang keren. Akan tetapi kamu pun harus memperhatikan segala resiko yang akan kamu terima. Tidak jarang pula jenis investasi yang jauh lebih banyak dipilih para perusahaan atau pada lembaga-lembaga pengelola dana pensiun, apabila individu, maka harus menunggu menjadi orang kaya dulu baru bisa menembus obligasi dengan harga yang telah ditetapkan. Untuk saat ini berinvestasi dengan surat utang Negara tidak hanya menuntut pada pundi-pundi uang yang bisa dikatakan dengan jumlah yang besar, namun pemerintah juga peduli dengan investor yang berkantong pas-pas an. Hal ini terbukti dengan pemerintah mengenalkan obligasi menyasar pada investor ritel dengan modal yang rendah. https://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Utang_Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *