Wajib Tahu! 5 Penyakit yang Biasanya Tidak Ditanggung Asuransi

Asuransi Kesehatan dan Jiwa

Beberapa tahun belakangan ini, kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi jiwa dan kesehatan semakin tinggi. Banyak orang mulai menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membayar premi asuransi. Agar masalah kesehatan yang timbul tiba-tiba tidak mengganggu kestabilan finansial pribadi dan keluarga.

Namun, Anda harus tetap cermat ketika mengelola kondisi finansial pribadi. Pasalnya, tidak semua jenis penyakit ditanggung oleh asuransi kesehatan. Setidaknya lima penyakit berikut ini membuat Anda harus lebih waspada. Karena Anda tak akan mendapatkan proteksi asuransi ketika mengidap penyakit-penyakit ini:

Penyakit Bawaan

Penyakit bawaan dapat didefinisikan sebagai penyakit yang berasal dari keturunan (pengaruh faktor genetik). Jenis penyakit bawaan yang kerap terjadi yaitu asma, cacat bawaan, dan gangguan mental. Asuransi jiwa dan kesehatan tak akan menanggung jenis penyakit ini karena risikonya memang besar sejak calon nasabah belum mendaftarkan diri ke asuransi.

HIV AIDS

Mayoritas kasus HIV AIDS memang terjadi akibat kecerobohan para pengidapnya. Menggunakan jarum suntik bergantian dan seks bebas merupakan penyebab paling umum. Sesaat sebelum mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi, Anda harus memastikan bahwa Anda terbebas dari penyakit yang satu ini. Agar Anda tidak merasa rugi karena tidak mendapatkan proteksi di kemudian hari.

Penyakit kritis

Penyakit kritis seperti gangguan jantung, gagal ginjal, stroke, dan kanker memang membuat pengidapnya kewalahan. Karena penyakit-penyakit tersebut membutuhkan perawatan bersifat paliatif (memakan waktu lama dan butuh banyak biaya). Risiko penyakit kritis tidak bisa diproteksi oleh asuransi kesehatan biasa. Namun, ada asuransi penyakit kritis yang dapat Anda andalkan. Ada pula perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi penyakit kritis sebagai rider (manfaat tambahan) untuk asuransi kesehatan biasa.

Penyakit yang Disebabkan Wabah

Wabah penyakit menular (seperti kolera, polio, dan difteri) juga termasuk jenis penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan. Karena jumlah pengidapnya bisa meningkat secara cepat dengan jangkauan lokasi sangat luas. Anda wajib memiliki persiapan finansial pribadi agar tidak kewalahan mengatasi penyakit yang disebabkan wabah.

Operasi Caesar

Operasi caesar sering menjadi tindakan yang dipilih ketika ada masalah pada calon ibu dan bayi di kandungannya. Mayoritas asuransi kesehatan tidak memberikan proteksi terhadap langkah operasi caesar. Anda harus punya persiapan biaya pribadi untuk mengantisipasi kondisi tak terduga yang satu ini.

Meskipun kelima penyakit tersebut tidak dapat diproteksi oleh asuransi kesehatan, masih banyak jenis penyakit lainnya yang akan mendapatkan perlindungan. Anda hanya perlu teliti memilih asuransi jiwa dan kesehatan yang tepat untuk memperoleh perlindungan maksimal. Bila ingin tahu lebih banyak tentang spesifikasi asuransi kesehatan sebelum memilihnya, yuk klik dulu https://www.cekaja.com/asuransi-jiwa. CekAja.com akan membantu Anda memilih asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Karena perbandingan yang ditampilkan CekAja.com membuat Anda lebih mudah menentukan pilihan.

Jadi, bertindaklah secara bijaksana untuk melindungi kesehatan diri sendiri dan keluarga. Pilihlah asuransi jiwa dan kesehatan yang paling berkualitas!