Dapatkan Pinjaman untuk Beli Rumah dengan Tips Berikut Ini!

pinjaman untuk beli rumah

Rumah adalah kebutuhan pokok bagi siapapun juga. Meski begitu, sejak harga rumah yang terus meninggi, maka banyak juga yang kesulitan untuk memiliki rumah idaman sendiri. Saat ini rumah dengan type 36 dengan lokasi agak jauh dari pusat kota saja bisa dibanderol dengan harga 200 juta lebih. Belum lagi jika Anda ingin rumah agak besar dengan lokasi lebih strategis, maka dana 400 juta wajib Anda miliki. Itulah mengapa sejak adanya produk pinjaman untuk beli rumah dari bank-bank, maka menjadi angin segar tersendiri bagi semua orang.

Pinjaman untuk beli rumah ini biasanya disebut dengan KPR. Ternyata banyak juga manfaat dari KPR ini di antaranya:

  • Anda bisa langsung menempati rumah yang Anda incar tersebut secara langsung. Hal ini lantaran bank sudah membayar lunas rumah Anda sehingga Anda bisa langsung memiliki rumah tersebut.
  • Beban pembayaran Anda juga lebih ringan karena Anda tidak perlu membayar langsung dengan nilai hingga ratusan juta karena dapat mencicil sesuai kemampuan pembayaran dan batas waktu yang Anda mampu.
  • Untuk produk KPR, bank memang memberikan keringanan dengan memberikan waktu cicilan yang cukup lama karena bisa mencapai rata-rata 15 tahun dan bahkan ada yang bisa memberikan waktu sampai 20 tahun.
  • Selain mendapatkan rumahnya, Anda juga bahkan mendapatkan asuransi sehingga rumah akan terlindungi.
  • Sertifikat pun bisa langsung jadi sehingga akan meminimalisir terjadinya sengketa.

Kini Anda sudah tidak perlu ragu lagi dalam mengajukan KPR kepada bank, terlebih jika uang yang Anda kumpulkan ternyata belum mencukupi untuk membeli rumah. Perlu diketahui, semakin lama Anda menabung, semakin naik juga harga rumah di pasaran sehingga untuk mencapai angka rumah bisa sangat lama. Dibanding dengan menabung dan butuh waktu lama, Anda bisa menjadikan uang tabungan tersebut sebagai uang muka rumah dan sebagian penghasilan yang ditabung sebagai cicilan ketika KPR diterima, namun bedanya rumah tersebut sudah jadi milik Anda.

Tips Dalam Pengajuan Pinjaman Untuk Beli Rumah

Demi kelancaran dalam pengajuan KPR, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut ini:

  • Pastikan melakukan simulasi terlebih dulu terkait jumlah pinjamannya sehingga akan muncul perhitungan yang jelas dan bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda dalam pembayaran.
  • Lakukan survey untuk beberapa bank sekaligus sehingga Anda bisa membandingkan tingkat suku bunga yang ditawarkan masing-masing bank. Selain itu untuk langkah berjaga-jaga, Anda juga bisa menyebar permohonan KPR ini ke banyak bank sekaligus agar kemungkinan diterima lebih besar.
  • Seperti halnya pinjaman lain, mengajukan KPR juga butuh syarat yang cukup kompleks. Pastikan siapkan semua syaratnya lalu ajukan ke bank segera. Syarat umum yang wajib dipenuhi diantaranya adalah KTP, KK, slip gaji, buku rekening dan lainnya.
  • Bank akan menentukan apakah Anda layak diberikan persetujuan KPR atau tidak diantaranya ketika Anda memiliki riwayat kredit yang bersih. Oleh karena itu, jika Anda masih memiliki kredit macet untuk beberapa hal misalnya kredit kendaraan atau kartu kredit, maka pastikan untuk dibenahi terlebih dulu.

(Baca Juga: Waspada Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat, Teliti Dahulu Sebelum Mengambilnya!)

Itulah beberapa tips untuk mendapatkan pinjaman untuk beli rumah secara lebih mudah. Kunjungi situs https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan untuk mengetahui info lainnya. Semuanya tetap membutuhkan proses sehingga Anda juga harus sabar. Selain itu, bersikaplah kooperatif kepada karyawan bank agar bank pun memberikan respon baik kepada Anda. Selain mempersiapkan diri untuk pengajuan KPR, cari juga rumah yang sesuai dengan kemampuan harga Anda dan lokasi yang tepat sehingga memudahkan Anda di masa depan.

Waspada Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat, Teliti Dahulu Sebelum Mengambilnya!

Waspada-Pinjaman-Pribadi-Tanpa-Syarat-Teliti-Dahulu-Sebelum-Mengambilnya

Harga kebutuhan pokok yang naik hari demi hari mengakibatkan banyak masyarakat selalu pusing tujuh keliling untuk menyelesaikan semua kebutuhan ini. Mungkin jika naiknya harga ini diimbangi dengan naiknya gaji dan pendapatan, maka semua masalah ini akan sedikit terkurangi. Namun pada faktanya, kenaikan semua kebutuhan tidak diimbangi dengan kenaikan gaji sehingga kualitas hidup justru semakin menurun. Dengan adanya kebutuhan yang begitu banyak inilah maka banyak orang kerapkali hidup terdesak sehingga mengandalkan pinjaman pribadi tanpa syarat yang begitu mudahnya cair.

Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat?

Pinjaman pribadi tanpa syarat yang mudah dicairkan tentu saja banyak diincar orang yang membutuhkannya. Namun perlu diwaspadai juga jika ternyata pinjaman itu bersumber dari rentenir. Oknum rentenir kerapkali memanfaatkan kelemahan dari masyarakat akan kebutuhan hidupnya yang semakin sulit. Pinjaman dari rentenir ini sifatnya memang pinjaman pribadi tanpa syarat dan bahkan bisa cair ketika hari itu juga sehingga banyak masyarakat yang menggunakan jasa rentenir ini. Namun kemudahan di awal ini ternyata berbanding lurus dengan apa yang akan dihadapi peminjam di kemudian hari karena pembayarannya haruslah berlipat-lipat dari apa yang sudah dipinjamnya.

Untuk bisa membedakan rentenir dan tidak sebetulnya juga cukup mudah. Anda bisa melihat dari ciri-cirinya berikut ini:

  1. Suku bunga dari rentenir kerapkali sangat tinggi dibanding dengan lembaga keuangan sehingga hal inilah yang menjadikan meminjam di rentenir sangat membahayakan. Suku bunga dari pihak rentenir bahkan bisa mencapai 50% dari total pinjaman Anda sehingga hal ini akan sangat merugikan Anda. Tanya kembali dengan jelas di awal tentang jumlah bunga yang harus Anda bayarkan kepada mereka dan jika bunga tersebut dirasa tidak masuk akal, maka lebih baik batalkan pinjaman.
  2. Rentenir umumnya bekerja secara independen dan tanpa naungan hukum. Mereka juga tidak memiliki kantor yang jelas untuk beroperasi dan hanya berputar-putar di pasar atau di perkampungan dalam mencari orang yang akan dipinjaminya. Bahkan kini para rentenir telah menggunakan teknologi dalam mencari mangsanya sehingga tak heran jika banyak sekali pinjaman rentenir online yang begitu merugikan.
  3. Pinjaman dengan syarat mudah memang menyenangkan karena Anda tidak perlu terlalu banyak pusing dalam memenuhi persyaratan dalam pengajuannya. Selain itu, pinjaman juga umumnya tidak memiliki surat perjanjian. Namun mereka meminta jaminan sangat besar dari pinjaman tersebut misalnya saja Anda hanya meminjam 2 juta namun jaminan adalah akta tanah atau surat rumah. Tentu saja ini tidak adil bukan?
  4. Modus penipuan berkedok rentenir juga kerapkali menggunakan SMS berantai, telepon hingga email yang isinya adalah akan diberikan hadiah. Namun sebelum mendapatkan hadiah, maka Anda perlu menebus uang atau menggadaikan jaminan BPKB atau surat rumah Anda ke pihak mereka.

Pada dasarnya lembaga keuangan memberikan syarat dan ketentuan dalam peminjaman adalah untuk melindungi hak bank dan juga hak dari peminjamnya, seperti yang bisa dilihat di laman  https://www.cekaja.com/kredit-dengan-agunan . Dengan kejelasan surat hitam di atas putih, maka semua ketentuan akan jelas dan Anda pun terlindungi sebagai nasabah. Berbeda dengan rentenir yang menjalankan aksi pinjaman pribadi tanpa syarat dan tanpa perjanjian yang jelas sehingga membahayakan. Dari sini, peminjam akan lemah di hadapan hukum. Dan yang terburuk adalah tidak ada hukum yang mengatur tentang praktik rentenir hingga saat ini sehingga jika Anda adalah korban dari rentenir maka Anda tidak akan mendapat perlindungan atau payung hukum yang jelas.