Waspada Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat, Teliti Dahulu Sebelum Mengambilnya!

Harga kebutuhan pokok yang naik hari demi hari mengakibatkan banyak masyarakat selalu pusing tujuh keliling untuk menyelesaikan semua kebutuhan ini. Mungkin jika naiknya harga ini diimbangi dengan naiknya gaji dan pendapatan, maka semua masalah ini akan sedikit terkurangi. Namun pada faktanya, kenaikan semua kebutuhan tidak diimbangi dengan kenaikan gaji sehingga kualitas hidup justru semakin menurun. Dengan adanya kebutuhan yang begitu banyak inilah maka banyak orang kerapkali hidup terdesak sehingga mengandalkan pinjaman pribadi tanpa syarat yang begitu mudahnya cair.

Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat?

Pinjaman pribadi tanpa syarat yang mudah dicairkan tentu saja banyak diincar orang yang membutuhkannya. Namun perlu diwaspadai juga jika ternyata pinjaman itu bersumber dari rentenir. Oknum rentenir kerapkali memanfaatkan kelemahan dari masyarakat akan kebutuhan hidupnya yang semakin sulit. Pinjaman dari rentenir ini sifatnya memang pinjaman pribadi tanpa syarat dan bahkan bisa cair ketika hari itu juga sehingga banyak masyarakat yang menggunakan jasa rentenir ini. Namun kemudahan di awal ini ternyata berbanding lurus dengan apa yang akan dihadapi peminjam di kemudian hari karena pembayarannya haruslah berlipat-lipat dari apa yang sudah dipinjamnya.

Untuk bisa membedakan rentenir dan tidak sebetulnya juga cukup mudah. Anda bisa melihat dari ciri-cirinya berikut ini:

  1. Suku bunga dari rentenir kerapkali sangat tinggi dibanding dengan lembaga keuangan sehingga hal inilah yang menjadikan meminjam di rentenir sangat membahayakan. Suku bunga dari pihak rentenir bahkan bisa mencapai 50% dari total pinjaman Anda sehingga hal ini akan sangat merugikan Anda. Tanya kembali dengan jelas di awal tentang jumlah bunga yang harus Anda bayarkan kepada mereka dan jika bunga tersebut dirasa tidak masuk akal, maka lebih baik batalkan pinjaman.
  2. Rentenir umumnya bekerja secara independen dan tanpa naungan hukum. Mereka juga tidak memiliki kantor yang jelas untuk beroperasi dan hanya berputar-putar di pasar atau di perkampungan dalam mencari orang yang akan dipinjaminya. Bahkan kini para rentenir telah menggunakan teknologi dalam mencari mangsanya sehingga tak heran jika banyak sekali pinjaman rentenir online yang begitu merugikan.
  3. Pinjaman dengan syarat mudah memang menyenangkan karena Anda tidak perlu terlalu banyak pusing dalam memenuhi persyaratan dalam pengajuannya. Selain itu, pinjaman juga umumnya tidak memiliki surat perjanjian. Namun mereka meminta jaminan sangat besar dari pinjaman tersebut misalnya saja Anda hanya meminjam 2 juta namun jaminan adalah akta tanah atau surat rumah. Tentu saja ini tidak adil bukan?
  4. Modus penipuan berkedok rentenir juga kerapkali menggunakan SMS berantai, telepon hingga email yang isinya adalah akan diberikan hadiah. Namun sebelum mendapatkan hadiah, maka Anda perlu menebus uang atau menggadaikan jaminan BPKB atau surat rumah Anda ke pihak mereka.

Pada dasarnya lembaga keuangan memberikan syarat dan ketentuan dalam peminjaman adalah untuk melindungi hak bank dan juga hak dari peminjamnya, seperti yang bisa dilihat di laman  https://www.cekaja.com/kredit-dengan-agunan . Dengan kejelasan surat hitam di atas putih, maka semua ketentuan akan jelas dan Anda pun terlindungi sebagai nasabah. Berbeda dengan rentenir yang menjalankan aksi pinjaman pribadi tanpa syarat dan tanpa perjanjian yang jelas sehingga membahayakan. Dari sini, peminjam akan lemah di hadapan hukum. Dan yang terburuk adalah tidak ada hukum yang mengatur tentang praktik rentenir hingga saat ini sehingga jika Anda adalah korban dari rentenir maka Anda tidak akan mendapat perlindungan atau payung hukum yang jelas.

One Reply to “Waspada Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat, Teliti Dahulu Sebelum Mengambilnya!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *